Menu

Tips Dan Info Menjalankan Usaha Bumbu Masak Instan

Februari 18, 2019 | Tips

Usaha bumbu masak Instan merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan karena kebutuhan akan bumbu masakan yang instan alias sudah jadi / siap pakai cukup tinggi. Untuk itulah Tips Dan Info Menjalankan Usaha Bumbu Masak Instan kami sajikan untuk anda yang ingin membuka usaha tersebut agar cepat berkembang dan sukses.

Tips Menjalankan Usaha Bumbu Masak Instan

Bumbu masak instan kini banyak digunakan para ibu rumah tangga dalam mengolah berbagai jenis masakan. Kemudahan penggunaannya serta rasa yang dihasilkan terasa pas, membuat bumbu isntan kerap digunakan sebagai penolong para ibu yang ingin melkakuan kegiana memasak secara efisien. Hal inilah yang mejadikan usaha pembuatan bumbu isntan cukup menguntungkan. Bagi yang ingin menjalankan usaha ini, berikut beberapa tips dan info usaha.

Tips Hasilkan Bumbu Instan Berkualitas

  • Pilihlah bahan baku yang masih segar, pisahkan bahan baku yang masih segar dengan bahan baku yang sudah layu. Gunakan yang segar saja, dan sisihkan yang sudah layu.
  • Agar bumbu instan memiliki rasa yang sama dengan bumbu fresh yang baru dihaluskan, jangan berikan tambahan penguat rasa karena akan menciptakan rasa yang beda dengan bumbu fresh.
  • Untuk memperoleh rasa yang sama dengan bumbu aslinya, gunakan komposisi bumbu yang sesuai dengan takaran resep masakan. Selain itu lakukan sesuai prosedur dari cara pengolahan, suhu dan lama pengolahan hingga dihasilkan kadar air untuk bumbu basah 20% dan untuk bumbu kering 2 – 5 %.
  • Saat proses produksi berlangsung, usahakan alat dan ruangan dalam keadaan steril. Sehingga produk tidak terkontaminasi kuman yang akan mengakibatkan bumbu cepat busuk sebelum masa kadaluarsa.
  • Hindari penggunaan pengawet yang membahayakan kesehatan, untuk lebih aman gunakan pengawet alami seperti minyak goreng, garam, dan gula atau bisa juga memakai pengawet makanan seperti monosodium benzoate.
  • Berikan kemasan yang menarik serta dapat melindungi bumbu dari kontaminasi. Kemasan yang bisa dipakai antara lain plastik, aluminium foil, serta botol kemasan. Disamping itu kemasan bumbu basah sebaiknya divakum terlebih dahulu agar tidak terkontaminasi bakteri selama masa penyimpanan.
  • Hal lain yang perlu diperhatikan untuk mendukung kualitas produk bumbu instan yaitu adanya merek produk bumbu instan Anda. Dengan mencantumkan merek pada produk Anda, konsumen dapat mengenali image produk Anda dengan mudah. Di samping merek produk, pada kemasan bumbu instan dapat dicantumkan pula ijin dari BPOM, serta sertifikasi halal dari MUI agar konsumen tidak ragu lagi membeli produk Anda.

Tips Menjalankan Usaha Bumbu Masak Instan

Setelah mengetahui cara menghasilkan bumbu masak yang berkualitas. Berikut ini kami sajikan tips menjalankan usaha bumbu masak Instan yang bisa anda coba:

1. Survei Rasa dan Kualitas

Karena usaha yang anda jalankan bergerak di bidang kuliner, mau tidak mau Anda harus pastikan bumbu masak instan yang Anda buat memang sudah teruji kualitasnya, baik dari sisi keawetan produk hingga rasanya yang pas di lidah.

Jangan ragu berburu bumbu dan resep untuk mendapatkan formula bumbu terbaik. Selalu dahulukan uji coba dan tes pasar di setiap jenis bumbu memastikan rasa dan kualitas bumbu sudah sesuia dengan keinginan paar

2. Update Bumbu

Selama ini bumbu masak dari berbagai bisnis bumbu isntan hanya bekisar bumbu rendang, nasi goring, soto, gulai, dan sebagainya. Hal inilah yang menjadikan sudah banyak jenis bumbu instan bertembaran di pasar lokal. untuk itu, anda harus bisa menemukan inovasi berbeda dengan mencari terobosan lain. Anda pun harus bersedia berburu ilmu kuliner baik bumbu tradisional maupun mancanegara.

3. Info Produk

Produk bumbu masakan instan terbagi menjadi dua jenis yaitu jenis bumbu basah dan jenis bumbu kering. Jenis bumbu bahas biasanya tidak seawet bumbu jenis kering. Contoh bumbu basah antara lain bumbu opor, bumbu soto, bumbu rendang, lombok halus, dan bawang halus, yg sering digunakan para ibu rumah tangga maupun para pelaku usaha catering, rumah makan, dan restoran. Sedangkan bumbu kering biasanya lebih mengarah ke bumbu perasa atau penambah aroma.

4. Beri Sample

Menjalankan usaha ini sebaiknya berawal dari sakal kecil dengan mempromosikannya di lingkungan sekitar. Anda bisa mencoba menyediakan masakan dengan menggunakan bumbu masak yang anda jual, dan jadikan sebagai sample penawaran ke kelompok ibu-ibu rumah tangga seperti di arisan atau pengajian. Dari sinilah mintakan testimony jujur dari mereka untuk membantu Anda membangun opini baik dari brand usaha.

5. Jual dengan Terbatas

Untuk bersaing dengan produk vendor ternama, rasanya memang sulit. Jadi sama sekali bukan ide yang baik bila anda mengincar pasar supermarket. Justru beri efek eksklusif dan original dengan menjual produk dengan jumlah terbatas. Karena pasar produk bumbu dari pelaku bisnis bumbu masakan sudah besar, tentu saja sudah memiliki nama di pasar dan tidak mudah bersaing dengan mereka.

Dengan menciptakan produk eksklusif, justru menunjukan bila Ansa secara khusus hanya memproduksi secara terbatas, menggunakan bahan baku berkualitas, sehingga berbeda dengan produk vendor besar yang diproduksi secara massal.

5. Beri Nilai Diferensiasi

Di pasar sudah sangat banyak pelaku bisnis bumbu resep masakan Indonesia, jadi jangan ragu membuat sesuatu yang berbeda dari sekadar bumbu biasa. Misalnya dengan menambahkan keterangan nbumbu organic atau bebas MSG. mengingat saat ini tengah tren makanan organic yang sehat di masyarakat, khususnya masyarakat kalanganan atas.

6. Keuntungan usaha

Peluang pasar usaha bumbu masakan masih sangat luas, banyaknya pelaku usaha yg terjun pada bisnis makanan menjadi target pasar empuk bagi pelaku bisnis bumbu masak instan. Karena semakin banyak pelaku bisnis makanan, maka semakin banyak pula permintaan bumbu masakan instan yg diminta pasar. Selain itu untuk memulai bisnis ini juga tidak diperlukan modal yg terlalu besar, namun mampu menghasilkan keuntungan hingga 50 % dari omset.

7. Kekurangan usaha

Dalam usaha memiliki resiko yg menjadi kekurangan dari usaha tersebut, salah satu kekurangan usaha ni yaitu harga bahan baku yg tidak stabil dan cenderung lebih sering harganya naik. Selain itu jika harganya naik, biasanya bahan baku tersebut susah untuk dicari jika ada pun kualitasnya tidak terlalu bagus. Di samping itu, terkadang produk bumbu yg dibuat kadaluarsa sebelum waktunya. Biasanya disebabkan proses produksi yg kurang steril, maupun bahan baku yg kurang bagus.

Tips Pemasaran

Langkah awal dalam memulai usaha bumbu kemasan instan ini bisa dilakukan dengan cara konsinyasi atau titip jual pada pihak lain. Dengan menitipkan produk ke toko yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti sembako, diharapkan biaya operasional bisa ditekan, karena pengusaha tidak lagi membayar biaya sewa toko. Jika usaha sudah mulai berkembang dan mendapatkan kepercayaan, pemasaran bisa dilakukan dengan melakukan promosi ke para pelaku usaha makanan seperti rumah makan atau restoran, katering, yang membutuhkan bumbu masak untuk mengolah produknya. Selain itu pemasaran bisa ke pasar-pasar tradisional atau pasar modern (modern market) seperti Alfamart, Indomaret, Giant, Hypermart, Carrefour, Lottemart dan lain-lain.

Tentunya semua cara tadi dilakukan dengan sistem saling menguntungkan antara pihak produsen dan pihak penjual. Seperti pada promosi ke modern market, strateginya bisa dilakukan dengan menawarkan co-branding, yaitu menawarkan untuk memasarkan produk usaha bumbu masak instan dengan memakai brand atau nama modern market tersebut, tetapi tetap mencantumkan nama usaha kita sebagai tempat produksinya. Promosi juga bisa dilakukan dengan mengikuti pameran, memasang iklan di media cetak, media elektronik, sampai media online (internet, Facebook atau Twitter) untuk memperluas jangkauan pasar.


Artikel Menarik Lainnya