Menu

7 Tips Sukses Memulai Bisnis Online Shop untuk Pemula


Bisnis Online Shop semakin menjamur saja di Indonesia sekarang ini. Perkembangan internet yang semakin luas dan penggunanya yang semakin banyak membuat peluang bisnis online shop semakin menjanjikan dan menguntungkan. Enaknya lagi, menjalankan bisnis secara online dapat dilakukan dari rumah saja dan bisa dimulai dengan modal kecil tapi mampu memberikan keuntungan yang cukup besar.

7 Tips Sukses Memulai Bisnis Online Shop untuk Pemula

Pengguna Internet yang semakin hari semakin banyak dan kepercayaan masyarakat berbelanja secara online membuat banyak pebisnis offline yang kemudian mengonlinekan usaha mereka. Daya beli masyarakat lewat Internet meningkat tajam juga dipengaruhi oleh kenyamanan dalam berbelanja dan kualitas barang cukup bagus dengan harga lebih murah.

Melihat Trend masyarakat berbelanja secara online sekarang ini menjadikan bisnis online shop sebagai peluang usaha menjanjikan yang sayang kalau dilewatkan. Apalagi bisnis ini dapat dijalankan oleh siapa saja mulai dari pelajar, mahasiswa/i, karyawan swasta, pegawai negeri sipil (PNS) hingga ibu rumah tangga. Bisnis online shop bahkan tidak hanya bisa dijadikan sebagai usaha sampingan di rumah tetapi juga bisa dijadikan penghasilan utama anda. Baca: 20 Usaha Rumahan yang Lagi Trend

7 Tips Sukses Memulai Bisnis Online Shop

Nah, bagi anda yang tertarik untuk menjalankan bisnis ini dan bingung bagaimana memulainya? pada kesempatan ini kami akan memberikan tips memulai bisnis online shop agar sukses dan untung. Ada beberapa langkah yang sebaiknya anda rencanakan sebelum memulai bisnis online shop di rumah, yakni sebagai berikut:

1. Menentukan Produk yang akan di Jual

Sebelum mulai membuka online shop ada baiknya jika anda menentukan terlebih dahulu produk apa yang akan dijual. Anda bisa menjula produk sesuai dengan minat anda atau bisa melakukan survei terlebih dahulu untuk melihat produk yang banyak dicari oleh konsumen. Misalnya saja produk bidang fashion seperti baju, celana, jilbab, sepatu, tas, dll atau produk eletronik.

Di online shop anda juga dapat menjual berbagai macam barang unik buatan tangan atau hand made, seperti makanan, aksesoris, atau baju dan kaos sesuai pesanan si pembeli. Biasanya, semakin unik barang yang dijual, semakin besar peluang untuk menciptakan trend baru di dunia penjualan online, khususnya dalam bidang kuliner.

Sementara dalam bisnis kuliner ada banyak variasi ragam makanan baru yang diciptakan dan diberi nama unik untuk menarik minat pembeli. Atau, berbagai desain unik barang yang dibuat sendiri akan menarik minat pembeli. Oleh karena itu, penting untuk menentukan produk apa yang akan ditawarkan dalam bisnis online yang akan dibangun.

2. Membuat Anggaran

Langkah berikutnya setelah anda menentukan produk yang akan dijual secara online, maka selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat anggaran. Inilah salah satu keuntungan yang dimiliki oleh bisnis online yakni kebebasan dalam menentukan modal sesuai dengan dana yang dimiliki. Jika anda memilih untuk menjual produk dari reseller/pemasok, maka yang anda butuhkan adalah perencanaan untuk belanja produk dari pemasok sesuai dengan modal yang dimiliki. Atau jika sudah saling percaya dan terjadi kesepakatan anda bisa saja mengambil beberapa produk dari pemasok dan membayar belakangan setelah produk laku terjual.

Hal itu bisa dilakukan asalkan sudah ada kepercayaan di antara kedua pihak. Cara lain, adalah sistem PO atau Pre- Order. Yaitu, ketika produk dibuat sesuai dengan jumlah pesanan pembeli yang sudah membayar. Namun, ketika mengunggah gambar produk, harap jangan lupa menyertakan tulisan PO, dan penjelasan berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai barang dikirim.

Pilihan kedua, apabila produk yang ditawarkan berupa produk handmade, maka perlu dibuat anggaran belanja bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat produk. Anggaran ini perlu dibuat untuk menentukan harga jual produk ke pasar. Anda perlu hati-hati dalam membuat anggaran ini agar tidak terjadi kerugian dalam penjualan produk nantinya.

Setelah harga jual ditentukan, harap diingat bahwa harga ini belum termasuk ongkir alias ongkos kirim. Sehingga Perlu dicantumkan keterangan bahwa harga belum termasuk ongkir. Dan jangan lupa untuk mencari tahu daftar ongkos kirim dari perusahaan jasa pengiriman yang akan digunakan nantinya misalnya pos atau jne.

3. Menentukan Target pasar pembeli

Mengingat persaingan di bisnis online shop yang cukup ketat sangat perlu menentukan target pasar. Oleh karena itu dibutuhkan analisa untuk mencari target pasar yang menjanjikan. Namun, seringkali para calon pebisnis terutama pebisnis pemula tidak memikirkan hal yang satu ini. Penentuan target pasar biasanya dibagi-bagi berdasarkan segmen mana yang akan menjadi target pembeli produk yang akan dijual misalnya segmen wanita atau pria. Atau menargetkan konsumen berdasarkan umur seperti anak-anak, remaja atau orang dewasa.

Bagaimana cara menentukan target pasar? Caranya yaitu dengan melakukan analisa dari produk yang akan ditawarkan, seperti siapa orang yang tepat untuk memakai atau menggunakan produk tersebut. Jadi, ketika memilih produk, perlu dibayangkan segmen pasar siapa yang kira- kira akan membeli produk tersebut.

Menentukan target pasar sangat penting karena semakin luas segmen yang ditargetkan, maka semakin besar pula peluang mendapatkan keuntungan yang besar. Semisal ketika produk yang ditawarkan kosmetik, maka pastilah yang menjadi target adalah wanita dewasa. Nah, berawal dari target ini, promosi yang dilakukan pun akan menjadi jelas arahnya, sehingga menjadi lebih efektif dan tepat sasaran dalam promosi.

4. Mencari Pemasok atau Reseller

Selanjutnya setelah menentukan produk, anggaran dan target pasar adalah mencari pemasok atau reseller. Biasanya untuk produk seperti baju, sepatu, tas, aksesoris, membutuhkan pemasok atau reseller yang sudah menyediakan barangnya, sehingga langkah berikutnya yang perlu dilakukan hanyalah memasarkan barang tersebut melalui internet bisa lewat sosial media seperti facebook, twitter, instagram. atau membuka lapak di lapak online seperti tokopedia dan bukalapak.

Atau jika anda ingin menjual produk kosmetik. Maka anda bisa mencari reseller produk kosmetik. Belakangan ini banyak sekali online shop yang menjual berbagai macam produk kosmetik baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun, Sebelum mencoba menjualnya, sebaiknya pastikan dulu untuk survey dan menghubungi pemasok kosmetik yang terpercaya.

5. Memanfaatkan Media Sosial

Media sosial merupakan tempat berkumpulnya banyak orang di Internet. Setiap menit jutaan orang mengakses media sosial seperti facebook misalnya. Nah, anda bisa memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk online shop anda. Dan tentu saja hal pertama yang perlu anda lakukan adalah membuat akun resmi di beberapa sosial media yang biasa digunakan banyak orang seperti twitter, facebook, instagram, dll. Harap jangan menggunakan akun pribadi, tetapi membuat akun resmi dengan nama online shop yang dikelola.

Hal ini dilakukan untuk membuktikan keseriusan mengelola online shop yang dimiliki. Tentunya akan sangat aneh bukan, jika suatu saat ada status pribadi dengan nama online shop, atau sebaliknya. Ketika membuat akun tersebut, jangan lupa menambahkan nomor telepon atau contact person yang bisa dihubungi, alamat resmi anda atau kota dimana online shop tersebut dikelola hal ini penting untuk membangun kepercayaan konsumen.

Biasanya, beberapa Toko online yang terkenal dan besar, membuat website resmi yang terdaftar sebagai tempat memajang semua produk. Namun, sebagai langkah awal anda dapat menggunakan blog atau facebook saja terlebih dahulu agar pembeli dapat melihat barang apa saja yang dijual. Namun perlu diingat, jangan terlalu banyak membuka akun media sosial karena hal itu bisa menimbulkan kesulitan bagi diri sendiri untuk mengelola berbagai macam akun media sosial yang berbeda setiap harinya.

6. Strategi Pemasaran

Agar bisnis online shop anda cepat berkembang maka anda perlu menentukan strategis pemasaran yang tepat. tidak cukup dengan membuat akun media sosial saja. Banyak yang bisnis online shop-nya jalan di tempat atau tidak mengalami perkembangan bahkan berhenti karena tidak memikirkan strategi yang tepat dalam membangun dan mengembangkan online shop yang dimilikinya. Strategi penjualan yang tepat perlu dilancarkan agar bisnis tetap berjalan dan meraih keuntungan.

Sebagai contoh Strategi pemasaran yang simpel yakni memberikan diskon bagi beberapa pembeli pertama atau memberikan bonus produk bagi yang memesan 10 buah produk dan sebagainya. Hal itu mungkin saja simpel, tapi mampu menarik minat pembeli, apalagi para pecinta diskon. Hanya saja, perlu diingat diskon atau strategi penjualan yang dilakukan tidak berlebihan, karena bisa membahayakan keseimbangan anggaran yang sudah dibuat. Untuk lebih meningkatkan penjualan jika anda memiliki dana bisa membuat iklan berbayar di facebook atau google.

7. Waktu

Kapan waktu yang tepat menjalankan bisnis ini? Saat ini tentunya! Segeralah merancang dan bergerak menjalankan usaha ini, karena bisnis online shop tidak memiliki jam kerja seperti pekerjaan pada umumnya. Bisnis ini dapat dikelola kapan saja, dimana saja, asalkan memiliki fasilitas internet yang memadai.

Motto “waktu adalah uang” adalah motto dasar dari bisnis online ini. Jadi, semakin banyak waktu yang digunakan untuk mempromosikan produk, semakin besar pula peluang keuntungan yang bisa didapatkan. Jadi, tunggu apa lagi, segeralah mulai bisnis online shop sekarang. Jangan sampai anda ketinggalan peluang bisnis bagus dan menjanjikan yang sedang booming saat ini. Baca juga: 9 Kesalahan yang Harus di Hindari ketika Mulai Bisnis

Nah, itulah 7 tips sukses memulai bisnis online shop terutama bagi pemula yang baru akan memulai bisnis lewat internet. Semoga uraian singkat diatas bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih sudah mampir dan membaca artikel si situs kami. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi situs ini untuk mendapatkan info peluang usaha terbaru dan tips-tips bisnis. Salam sukses.


Related For 7 Tips Sukses Memulai Bisnis Online Shop untuk Pemula